Popular Post

Popular Posts

Posted by : Unknown Jumat, 28 Agustus 2015

Sajak Sejak
Sajak ini kutulis. Di bawah rasa rinduku padamu. Dipadu rasa benciku yang membuncah. Berjalan. Terseok rasa gunda. Terlena bayangan abu. Lalu kakiku lagi kuat. Masih kutapaki. Seribu satu kesepian. Hingga. Aku sampai di gerbang ini. Gerbang yang memadukan. Mata dan rasaku padamu. Padahal kemarin aku menangis. Mencari penawar. Mencari sisiku yanglain. Mungkin tlah hilang. Entah. Mau kuapa jawaban yang tersedia. Tentang bagaimana. Aku dan kau.
Aku membecimu sejak ragaku rapuh. Aku membenci sejak mataku sendu. Aku membencimu sejak hatiku sepi. Aku membencimu sejak. Sejak. Tapi kau tak pernah ingin tahu. Aku mencintaimu sejak venus mengenal matahari. Sejak pluto mengenal es. Sejak asteroid mengenal Jupiter. Dan mars. Sejak malam bertemu bulan. Sejak Amor mengenal cinta. Sejak fajar mengenal timur. Aku mencintaimu sejak. Sejak.
Hingga aku naik ke tangga keheningan. Kakiku memang tatih tertiup sepi. Juga hatiku gentar terbisik sunyi. Untunglah. Hatiku masih merah. Nadiku masih dialiri. Darah. Walau merah. Aku dalam aku yang lain. Karenamu.
Aku sampai sekarang. Di ujung kesedihan. Dan tersadar.
Hidupku jeritan malam.
Senyummu fatamorgana.

Kau dan aku bayangan semu. 

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 230699 - Devil Survivor 2 - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -